Pernah ke Kupang ibu kota Provinsi NTT? kalau anda pernah ke sana pasti pernah mencicipi nikmatnya Sei Babi.
Apa itu Sei ?
Sei adalah cara mengawetkan daging yang dilakukan masyarakat yang ada di Pulau Rote dengan cara diasapkan. Proses pengasapan tidak menggunakan kayu sembarangan.
Sei atau pengasapan daging menggunakan kayu khusus yaitu kayu Kosambi/Kusambi yang merupakan jenis kayu keras yag banyak tumbuh di NTT. Proses pembakaran/pengasapan dilakukan dengan cara daging yang telah diotong memanjang dengan ketebalan sekitar 2 cm diberikan bumbu tertentu dan garam didiamkan agar meresap ke dalam daging. Kemudian daging dipanggang diatas kayu Kosambi dalam keadaan menyala tetapi dengan jarak sekitar 1 meter dari sumber apinya.
Sehingga yang terkena ke dagingnya adalah asap dan suhu panasnya selama 1 - 2 jam. Asap dari kayu kosambi mengandung zat khusus untuk menghambat perkembangan bakteri sehingga daging yang di Sei bisa tahan lama.
Pada mulanya mereka mengasapkan daging rusa, tapi karena jumlah rusa semakin berkuang dan semakin susah didapatkan maka masyarakat beralih menggunakan daging sapi, babi maupun ikan.
Mengenai rasa jangan ditanya, anda boleh mencoba atau menanyakan saudara, teman atau keluarga yang pernah mencobanya.
Agar makin mantap menikmati Sei, paling lengkap ditemani tumis sayur daun ubi dicampur bunga pepaya atau tumis kangkung dicampur bunga pepaya dan jangan lupa penyempurnanya menggunakan sambal Lu'at yang dibuat dari cabe rawt, bawang pitih, daun kemangi dan jeruk nipis.


